• gambar
  • gambar

Selamat Datang di Website SMK NEGERI 17 JAKARTA. Terima Kasih Kunjungannya

Pencarian

Kontak Kami


SMK NEGERI 17 JAKARTA

NPSN : 20101502

Jl.G.Slipi Palmerah Jakarta Barat 11410


smk_negeri_17@smkn17jkt.sch.id

TLP : 0215484134


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 19841
Pengunjung : 8946
Hari ini : 4
Hits hari ini : 8
Member Online : 0
IP : 18.208.187.169
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

PERAYAAN HARI GURU NASIONAL




Perayaan Hari Guru Nasional ke 73 yang diadakan di SMK Negeri 17 Jakarta sangatlah meriah. 


Peran para guru bukan hanya untuk mencerdaskan dan memajukan pendidikan bangsa. Sejak dulu, para guru sudah berjuang untuk membantu bangsa Indonesia terbebas dari tekanan penjajah, membebaskan bangsa dari kebodohan, dan berjuang meraih kemerdekaan. Guru adalah pembangun, pejuang, dan inspirator peradaban.


Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994, 25 November adalah Hari Guru Nasional. Di satu hari spesial ini, para guru mendapat sorotan lebih; karya mereka diapresiasi, perjuangan mereka diakui, kesejahteraan mereka diperhatikan. Tapi, apakah kamu tahu bagaimana asal mula penetapan tanggal 25 November sebagai Hari Guru Nasional?


Jika kamu menilik catatan masa lalu, momentum penetapan Hari Guru Nasional dimulai sejak adanya perjuangan guru di Indonesia dalam Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) tahun 1912 sebelum kemerdekaan. Pada masa kolonial, organisasi unitaristik ini beranggotakan para guru bantu, guru desa, kepala sekolah, dan pemilik sekolah. Umumnya mereka bertugas di Sekolah Desa dan Sekolah Rakyat Angka Dua. Seiring perkembangannya, PGHB berubah menjadi PGI (Persatuan Guru Indonesia) sekitar dua dekade kemudian. Penambahan kata “Indonesia” mengejutkan dan menciutkan pemerintah Belanda. Pasalnya, kata tersebut mencerminkan semangat kebangsaan.


Nah berawal dari situlah, kesadaran kebangsaan dan semangat perjuangan kian membuncah. Hal tersebut telah mendorong para guru pribumi memperjuangkan persamaan hak dan posisi dengan pihak Belanda. Gerakan perlawanan dimulai dengan menguasai jabatan strategis di sekolah-sekolah yang di pegang Belanda. Akhirnya, terbitlah cita-cita kesadaran bahwa perjuangan para guru Indonesia tak lagi tentang perbaikan nasib maupun kesamaan hak dan posisi dengan Belanda, tetapi memuncak menjadi perjuangan nasional. Tetapi, bukanlah hal yang mudah bagi para guru untuk melakukan perjuangan merebut kemerdekaan.


Selamat Hari Guru Nasional!


Sudahkah kamu berterimakasih kepada guru yang telah mencerdaskanmu? Sudahkan pemerintah mengapresiasi perjuangan para guru dengan menjamin kesejahteraan mereka? 



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :

 

Komentar :

Pengirim : iloydozuhv -  [adejam@pop3.namnerbca.com]  Tanggal : 28/05/2019

http://mewkid.net/buy-amoxicillin/ - Amoxicillin 500mg <a href="http://mewkid.net/buy-amoxicillin/">Amoxicillin 500mg Capsules</a> utn.vjkc.smkn17jkt.sch.id.lgy.mj http://mewkid.net/buy-amoxicillin/


Pengirim : acukieepotuq -  [ivmoqebu@eerr.namnerbca.com]  Tanggal : 23/05/2019

http://mewkid.net/buy-amoxicillin/ - Amoxicillin Online <a href="http://mewkid.net/buy-amoxicillin/">Amoxicillin</a> mwl.tfmv.smkn17jkt.sch.id.pfm.uy http://mewkid.net/buy-amoxicillin/



   Kembali ke Atas